Beranda > Puisi > Puisi Memperingati Hari Sumpah Pemuda

Puisi Memperingati Hari Sumpah Pemuda


Kenangan sumpah pemuda

hampir 100 tahun silam engkau dilahirkan
walau telah tiada, namamu tetap harum
bak bunga pengantin nan belum layu
jasa-jasamu masih tetap tertanam kuat dalam benakku

engkau satukan banyak pulau dalam satu wadah
engkau tetapkan warna suci dan berani sebagai bendera kita
dan bahasa yang merdu serta nyaring untuk dilantunkan
engkau kobarkan api semangat nan menggebu-nggebu

dari 10 pemuda dapat merubah dunia
pemuda itu cahaya dan api yang menyala
pemuda itu pelopor pembawa obor masa depan
penggerak nurani tua yang gersang.

Sumpah Putra Bangsa

Mawar hitam telah pudar
terganti oleh setangkai mawar putih
laksana telah pudarnya perseteruan
lahirlah persatuan anak emas bangsa
kini lahirlah semangat putra bangsa
lahirlah bahasa persatuan
kini tak ada lagi perbedaan yang memisahkan
sumpah telah menyatukan
janji telah diikatnya oleh seutas tali emas
bersatulah tanah airku
tanah airku Indonesia
Darah Dusta
terperangkap di naungan kejam negeri
negeriku kali ini
bukan Indonesia
Indonesia disetani oleh kolonial Belanda
Indonesia tak berdarah dusta
bermanis di muka
di punggung mencabik rasa
darah dusta
para makhluk bermuka dua
si Belanda kolonial tanpa keindahan
darah dusta
diselipkan dan dilebur oleh para pemuda
pejuang Indonesia bergelora
tanpa minum darah dusta
  1. kiozpulsa.com
    31 Desember 2012 pukul 10:24 AM

    makasih untuk puisinya,puisinya bagus,ini salah satu seni anak INDONESIA yang dipersembahkan untuk pahlawan INDONESIA.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: