Beranda > Cerpen > Catatan Kecil di Minggu Pagi

Catatan Kecil di Minggu Pagi


NIAT untuk menyemangati diri sendiri, dan ternyata memang terbukti. Beberapa jam sebelum berangkat Beribadah ke Gereja, aku sudah terbangun, mencuci pakaian lalu mandi dan melakukan beberapa aktivitas lainnya seperti mengantar Pacar ku ke tempat kerjanya lalu menuliskan sebuah cacatan kecil di hari Minggu.

Sebenarnya tidak ada yang menarik untuk diuraikan, hanya saja sebagai pengawalan tulisan liburan maka aku menambahkan keterangan kegiatan minggu pagi. Bergegas begitu saja, tidak ingin melewatkan detik perjalanan jarum jam dengan tidur-tiduran di peraduan dengan warna padu padan merah jambu yang sidikit dipaksakan untuk disukai. Iya, biasanya jam-jam segini, mereka bilang hari libur semacam ini adalah hari bermalas-malasan  tetapi tidaklah dengan aku. Hari ini adalah hari Minggu, hari spesial bagi kami Nasrani untuk mengucap syukur kepada Tuhan.

Rencananya aku ingin menulis beberapa aturan baru, sebelum berangkat beribadah pagi ini. Aturan yang kubuat sendiri dan akan sesekali aku langgar semau-mau, sewaktu-waktu. Mungkin bisa dibilang kebiasaan, bukan sebuah peraturan. Karena terlalu formal pelafalannya.

Sebenar-benarnya hidupku adalah, hidup yang berantakan, semau-mau, sesuka-suka. Hidup yang tak pernah dibatasi waktu oleh siapa-siapa. Terutama selepas kuliah dan tak ada jadwal pelajaran setiap minggunya. Seperti diketahui sebelum-sebelumnya, aku bekerja salah satu Media Cetak ternama di kota ku. Jadwal kerjaku memang agak special, tidak seperti karyawan pada umumnya yang harus datang pagi-pagi dan pulang di sore hari dan tidak bisa keluar dari kantor pula selama bekerja, kita…!! nyantai-nyantai aja hhehheehe….!!!!

Aku menulis semau-mau jam berapa, di mana dan sebanyak apa.  Ada kalanya diawali tengah malam jam sebelas hingga dini hari, baru terlelap kemudian hingga mentari sudah melayang jauh di angkasa. Iya, itu sangat tidak sehat tapi menulis tengah malam itu menenangkan, tidak terlalu terganggu kebisingan. Atau ada kalanya aku menulis pagi-pagi di taman saat libur kerja dan pulang menjelang petang. Iya, ini agak menyenangkan tapi kadang kendala hujan menghambat semuanya seketika. Dan, kalau sudah begitu maka yang aku lakukan hanya online sambil tidur-tiduran. Ini penyakit menyebalkan. Alternatif lain, kalau sedang ada uang maka aku keliling medan, menikmati kuliner sesuka-suka. Walau sampai saat ini pola makan ku tersebut tidak berpengaruh ke berat badan, tetap saja begini, kurus…!!🙂

Banyak orang yang membuat check list kegiatan harian, untuk dilakukan setiap harinya, kata mereka hal tersebut sangatlah begitu  baik, tetapi. Pola begitu diulang-ulang menurutku hal yang membosankan. Ditambah lagi aku tidak terbiasa hidup dengan aturan mengekang.  Lebih baik diingat dan dijadikan kebiasaan atau selembar tulisan, itu justru akan membuatku tidak tertekan.

Punya waktu untuk bekerja, ada waktu untuk belajar, ada waktu untuk bersosilisasi dengan teman, ada waktu untuk berolahraga. Iya, aku terlalu sering mampangkan muka di depan monitor untuk menuis, jadi harus bisa memanjakan pikiran. Jangan sampai terlalu pusing, terlalu dipaksakan, atau syaraf-syaraf di kepalaku akan mendapat masalah, malah menambah masalah. Hidup sendiri, atur pola kegiatan harian sendiri, atau aku akan kehilangan beberapa jam dengan melakukan kesia-siaan, hmmm hal yang rumit dilakukan memang, tetapi tidak ada kata untuk tidak di lakukan.(*)

Apa yang kamu butuhkan dan apa yang kamu inginkan adalah dua hal yang sangat berbeda. Bijaklah dalam memilih satu diantaranya.”

Medan, Oktober 2012

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: