Beranda > Opini, Semua Tulisan > Hitam Putih Dunia Facebook

Hitam Putih Dunia Facebook


Keberadaan Facebook, disadari atau tidak telah mempengaruhi kondisi interaksi social yang terjadi dimasyarakat saat ini. Eksistensi para penggunanya dalam menyelami situs jejaring pertemanan itu dianggap sebagai suatu gaya hidup baru yang perlu dikembangkan.

Munculnya situs jejaring petemanan, belakangan ini berdampak pada perubahan gaya hidup penggunanya. Masyarakat yang semula banyak beratifitas diluar untuk bersosialisai sekarang lebih senang berada di depan layar computer untuk bercakap-cakap dengan teman sejawatnya.

Facebook merupakan satu bukti perkembangan teknologi komunikasi internet yang penggunaanya tidak terbatas pada ruang dan waktu, penggunanya bisa mengisi waktu luang untuk berbincang-bincang dengan siapa saja dan dimana saja. Kecenderungan penggunanya untuk menjadi atomic, besar kemungkinan akan terjadi. Ini disebabkan karena masing-msaing individu itu berinteraksi dengan yang lainnya, melalui tempat yang terpisah. Sehingga proses interaksi tersebut juga tidak melibatkan komunikasi secara emosional. Komunikasi yang tidak terjadi secara tatap muka juga memberikan efek negative tersendiri terhadap para pelakunya. Bila komunikasi melalui Facebook dimaksudkan untuk hal-hal yang positif, jelas ini akan menyebabkan dampak yang positif pula. Namun bila yang terjadi malah sebaliknya, ini bisa membuat orang tidak produktif, bayangkan saja berlama-lama di depan layar computer hanya untuk ngobrol ngalor-ngidul dan dilakukan dalam waktu yang lama pula.

Semua hal di kehidupan ini bagaikan dua mata sisi uang yang tidak dapat dipisahkan, ada sisi positif dan sisi negatif. Begitu juga dengan situs jejaring pertemanan seperti Facebook.Facebook ternyata juga membawa pengaruh baik dan buruk. Sejumlah studi mengatakan Facebook membawa pengaruh baik pada orang usia lanjut, 50 tahun keatas, melalui Facebook yang mudah dioperasikan itu, para orang tua membuka kembali komunikasinya dengan banyak teman lamanya dan itu membawa pengaruh yang baik bagi perkembangan sosialnya. Namun Facebook ternyata tak selamanya membawa pengaruh baik pada para pelajar dan mahasiswa. Sebuah penelitian terbaru dari Aryn Karpinski, peneliti dari Ohio State University, menunjukkan bahwa para mahasiswa pengguna Facebook ternyata mempunyai nilai yang lebih rendah daripada para mahasiswa non pengguna Facebook, dari 219 mahasiswa yang diriset oleh Karpinski, 148 mahasiswa pengguna Facebook ternyata memiliki nilai yang lebih rendah daripada mahasiswa non pengguna Facebook. Menurut Karpinski, memang tidak ada korelasi langsung Facebook akan menyebabkan nilai para mahasiswa atau pelajar menjadi jeblok. Namun diduga Facebook telah menyebabkan waktu belajar para siswa tersita oleh keasyikan berselancar di situs jaring sosial yang tengah populer ini.

Para pengguna Facebook mengakui waktu belajar mereka memang telah tersita. Rata-rata para siswa pengguna Facebook ini kehilangan waktu  antara 1 – 5 jam  sampai 11 – 15 jam waktu belajarnya per minggu untuk bermain Facebook. Karpinsky juga menemukan bahwa Facebook ternyata lebih digemari oleh para siswa sekolah daripada para mahasiswa perguruan tinggi.

Satu lagi fakta tentang Facebook yang menyebabkan kebodohan pada pelajar. Hal ini didasarkan menurut studi yang dilakukan oleh Ohio State University. Facebook memiliki berbagai macam layanan yang membuat penggunanya betah mengakses situs tersebut, hal inilah yang menyebabkan penggunannya tidak mau lepas darinya. Jadi semakin sering Anda menggunakan Facebook maka makin sedikit waktu yang dapat Anda luangkan untuk belajar maka berimbas pada nilai yang semakin buruk.

Studi yang dilakukan terhadap 219 Mahasiswa Ohio State University ini, hanya meneliti hubungan penggunaan Facebook dengan nilai yang didapatkan di sekolah.Dengan menggunakan Facebook, penggunanya mempunyai rasa ketertarikan untuk selalu mengetahui status yang terjadi pada teman-temannya. Belum lagi aplikasi-aplikasi yang terdapat di dalam Facebook membuat pengguna terlena sehingga menyita waktu untuk belajar.

Untunglah bukan itu yang dilaporkan oleh peneliti Ohio State University. Namun disebutkan bahwa 65% mahasiswa setiap hari mengakses Facebook minimal satu kali dan menghabiskan setidaknya satu jam di laman tersebut. Yang menarik, 79% dari pengguna Facebook merasa bahwa menggunakan laman tersebut tidak mempengaruhi kualitas pekerjaan mereka. Namun yang terpengaruh adalah nilai ujian.“Hal ini seperti perbedaan antara nilai A dan B.”

Sisi positif dan negatif Facebook secara umum

Dampak Positif :

a. Perubahan Tata Nilai dan Sikap
b. Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi
c. Tingkat Kehidupan yang lebih Baik
d. Dapat digunakan sebagai alat promosi/pemasaran/marketing
e. Dapat menjalin hubungan dengan kata lain Komunikasi
f.  Informasi data dapat digunakan sebagai sumber informasi

Dampak Negatif :

a. Pola Hidup Konsumtif

b. Sikap Individualistik

c. Gaya Hidup Kebarat-baratan

d. Dampak psikologis

e.  Dampak sosial,

f. Keamanan data yang tidak terjaga (dapat disalahgunakan)

 

Kategori:Opini, Semua Tulisan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: